Review Film
Judul : Dead Poet Society
Sutradara : Peter Weir
Penulis Skenario : Tom Schulman
Pemain : Robin Williams, Robert Sean Leonard, Ethan
Hawke, Josh Carles.
Tahun : 2 Juni 1989
Asal : Amerika Serikat
Sinopsis :
Kisah ini bermula dari 7 siswa yang bersekolah di
Akademi Welton, yakni salah satu sekolah elite yang ada di Amerika Serikat.
Mereka adalah Neil, Todd, Knox, Charlie, Richard, Steven, dan Gerard. Mereka
merasakan ketidak nyamanan ketika bersekolah di sana, karena peraturan yang
ketat dan kolot. Hingga suatu hari mereka bertemu dan dididik oleh seorang guru
yang berbeda, nyentrik, bahkan unik pemikirannya. Beliau adalah Mr. John
Keating. Beliau mengajar Sastra Inggris dan metode pengajarannya pun unik beda
dari guru – guru lain yang terasa membosankan dan kolot. Dan karena itu,
pemikiran mereka mengenai ilmu pengetahuan pun berubah. Suatu hari, Neil dan
teman – temannya menemukan buku tua, buku tersebut berisi salah satu profil
guru sastra Inggris mereka, yup Mr John Keating pernah memiliki club rahasia yang diberi nama Dead Poet Society, di mana anggotanya
menyukai dan gemar membaca puisi, serta memiliki sudut pandang yang berbeda
akan suatu hal. Karena hal ini, Neil dan teman – teman memiliki ide untuk membentuk
sebuah klub yang sama.
Review :
Yup, film ini memang film lama. Keluaran tahun 89,
tapi jangan salah. Film ini termasuk salah satu film terbaik. This movie is old but gold! Semua orang,
khususnya seseorang yang berprofesi sebagai guru maupun tenaga pengajar seperti
dosen. Film ini banyak mengandung pesan moral mengenai pendidikan, mimpi, dan
bakat seseorang. Lewat film ini, kita bisa melihat bahwa sang suradara
menyindir pemikiran kuno dan kolot pada masanya. Dengan jargon yang khas, yakni
Carpe Diem (seize the day = gapai hari) penonton
akan bisa merasakan bahwa pendidikan pada masa tersebut sangatlah ketat dan
kolot. Sosok Keating sebagai guru sastra Inggris mengajarkan murid – muridnya
untuk mengetahui bagaimana cara kita menikmati hidup, mencintai hidup,
mencintai diri sendiri, mengejar mimpi kita dan bagaimana kita menjalani hidup
kita sesuai dengan passion, karena
hal itu yang menjadikan kita “hidup” dan mencintai hidup kita. Tidak hanya itu,
film ini juga mengajarkan kita pentingnya kita memiliki mimpi, film ini juga
mengajarkan arti pertemanan. Dan saya juga memimpikan, bahwa suatu hari saya
bisa menemukan sosok guru seperti Mr. Keating dengan pemikirannya revolusioner.






0 komentar:
Posting Komentar