Selasa, 15 November 2016

Kesimpulan FGD #4 Dilema Tayangan Acara TV Di Indonesia





Untuk kesimpulan FGD #4 tentang dilema tayangan acara tv di Indonesia adalah Bahwasanya memang benar, kejadian kegamangan tayangan televisi di Indonesia itu tidak bisa kita limpahkan ke salah satu pihak dan ada beberapa kalangan yang sudah terlibat didalamnya. Yaitu :

1.      Pemerintah, dia juga harus pro membuat suatu kebijakan kebijakan untuk bisa mencerdaskan kehidupan bangsa baik melalui tayangan televisi Indonesia

2.      DPR, karena DPR memiliki badan legislasi, ia memiliki tugas legislative untuk membuat suatu undang undang yang bisa diterjemahkan  dan bisa sebagai pengawas pers

3.      Masyarakat, yang mana masyarakat memiliki beberapat bagian lagi yakni kalangan masyarakat  yang paling bawah adalah masyarakat penikmat atau konsumsi, ke dua masyarakat intelektualitas seperti kita mahasiswa dan yang ketiga adalah komunitas komunitas yang ada di masyarakat termasuk salah satu nya yang seperti KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) , AJI (Aliansi Jurnalis Independen), Lembaga Sosial Indonesia.

Sehingga solusi dari pemateri adalah kita harus kalam media tayangan di Indonesia. Meskipun media itu menghasilkan banyak keterbukaan tenaga kerja, meningkatkan ekonomi  pemerintah, dan ada hiburan hiburan yang dibutuhkan oleh anak anak muda zaman sekarang ini, itu harus seimbang. Sehingga perlu adanya kita :

1.      Memaksimalkan lembaga lembaga yang memang berperan disana (pemerintah, DPR, KPI, AJI dan lain sebagainya ) Dan mesti tegas, kalau tidak cocok tayang yah jangan di tayangkan tapi kalau Indonesia memilih untuk di tayangkan?( Pake solusi ke 2)

2.      Meningkatkan budaya literasi atau penyaringan pesan di media.

Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan adalah dengan cara kita Sebagai mahasiswa kita melakukan kegiatan yang memang mengamalkan Tri Darma Perguruan Tinggi.
a. Pendidikan dan pengajaran 
b. penelitian 
c. dan pengabdian  masyarakat

pada ketiga ini kita harus benar benar memfokuskan pada meningkatkan kecerdasa kehidupan bangsa  yang sudah diamanatkan.

satu kutipan dari pemateri:
" Pers adalah perpanjangan tangan dan perluasan jangkauan  manusia. Jadi kita lah yang memutuskan. Media itu mau dibawa kemana"


0 komentar:

Posting Komentar