
Tangisan Bumi Pertiwi Kulihat ibu pertiwi,
Sedang bersusah hati Air matamu berlinang,
Mas intanmu terkenang Hutan gunung sawah lautan,
Simpanan kekayaan Kini ibu sedang lara,
Merintih dan berdoa Kulihat ibu pertiwi,
Kami datang berbakti Lihatlah putra-putrimu,
Menggembirakan ibu Ibu kami tetap cinta,
Putramu yang setia Menjaga harta pusaka,
Untuk nusa dan bangsa Sebuah lirik lagu tentang bumi pertiwi ini mungkin
bisa di jadikan sebuah jawaban atau gambaran yang terjadi di alam indonesia .
Lagu yang populer di tahun 1950-1960 yang biasanya di nyanyikan di
sekolah-sekolah dasar ,menceritakan sebuah Negara yang kaya raya dan makmur
tapi tidak bisa mensejahterkan rakyatnya sehingga bumi pertiwi menangis dan
berdoa.
Gambaran dalam lagu ini sama persis dengan gambaran indonesia pada
saat ini. Di mana indonesia yang biasa kita dengar dengan sebutan
“jannatun dunya “ atau surganya dunia.
Dengan memilki sumber daya alam yang melimpah seperti keanekaragaman hayati,
minyak dan gas bumi hingga keindahan panorama alam tropis yang eksotis yang
tersebar di sela-sela wilayah indonesia. Secara Logika ketika sebuah
Negara memiliki sumber daya alam yang tumpah ruah baik di darat maupun di laut
maka rakyat negara tersebut akan hidup makmur dan sejahtera. (Selengkapnya)
0 komentar:
Posting Komentar