Selasa, 01 Maret 2016

Kapitalis Nusantara

Tangisan Bumi Pertiwi  Kulihat ibu pertiwi,

Sedang bersusah hati Air matamu berlinang,

Mas intanmu terkenang Hutan gunung sawah lautan,

Simpanan kekayaan Kini ibu sedang lara,

Merintih dan berdoa Kulihat ibu pertiwi,

Kami datang berbakti  Lihatlah putra-putrimu,

Menggembirakan ibu Ibu kami tetap cinta,

Putramu yang setia Menjaga harta pusaka,

 

 Untuk nusa dan bangsa   Sebuah lirik lagu tentang bumi pertiwi ini mungkin bisa di jadikan sebuah jawaban atau gambaran yang terjadi di alam indonesia . Lagu yang populer di tahun 1950-1960 yang biasanya di nyanyikan di sekolah-sekolah dasar ,menceritakan sebuah Negara yang kaya raya dan makmur tapi tidak bisa mensejahterkan rakyatnya sehingga bumi pertiwi menangis dan berdoa. 

 

Gambaran dalam lagu ini sama persis dengan gambaran indonesia pada  saat ini. Di mana indonesia yang biasa kita dengar dengan sebutan “jannatun dunya “ atau surganya dunia.

Dengan memilki sumber daya alam yang melimpah seperti keanekaragaman hayati, minyak dan gas bumi hingga keindahan panorama alam tropis yang eksotis yang tersebar di sela-sela wilayah indonesia.  Secara Logika ketika sebuah Negara memiliki sumber daya alam yang tumpah ruah baik di darat maupun di laut maka rakyat negara tersebut akan hidup makmur dan sejahtera. (Selengkapnya)

0 komentar:

Posting Komentar