![]() |
| Foto dari sebelah kiri : Ndaru, Ulfa, Putri, Hafina,Wafa, Abdillah,Ma'arif, Arial,Pak Tarno, Alvin, Rahma, Lisma, Bila, Syauqi |
Kemarin, hari Sabtu dan Minggu
tanggal 20 – 21 Februari 2016. 15 orang dari anggota UKM FORDIMAPELAR UNTAG
SURABAYA diberi kepercayaan oleh LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian
Masyarakat) UNTAG Surabaya untuk melakukan pendataan dan pemetaan
keluarga dengan didampingi oleh pak Tarno salah satu dosen UNTAG SURABAYA dalam
rangka pemberdayaan masyarakat melalui Pos Pemberdayaan Keluarga (POSDAYA) yang
di bentuk oleh LPPM UNTAG SURABAYA di Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang,
Desa Jarak dan Desa Galengdowo.
Masih bingung apa itu POSDAYA? Jadi POSDAYA adalah sarana silaturahmi, komunikasi, advokasi dan wadah penguatan fungsi - fungsi keluarga secara terpadu, yaitu pelayanan pengembangan keluarga secara berkelanjutan, dalam berbagai bidang, terutama agama, kesehatan, pendidikan, wirausaha, dan lingkungan. agar keluarga tumbuh mandiri di desa atau di lingkungan kediaman masing masing (selengkapnya)






Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusDlm ilmu jurnalistik tdk hanya memberikan informasi kpd pembaca. Tetapi, perhatikan jg stiap tanda bacanya, penggunaan huruf kecil besar, pokok kalimat hrs ada sbelum anak kalimat it diperhatikan krn sangat mempengaruhi pemahaman pd readers. Saya mengkritik bukan krn sy dr sastra trs hrs ikut aturan sastra, tp memang jurnalist hrs memperhatikan itu. Klo bs artikelnya bersifat persuasif. Itu sj dr sya, mohon maaf apabila krg berkenan
BalasHapusOke terima kasih lala atas saran dan kritiknya sangat bermanfaat lala. Ayo nukis berita dong, tunjukkan karyamu lala. Salam semangat !
BalasHapusMemang perlu lebih banyak belajar untuk menulis berita. Oh iya, ikutan juga yuk training divisi penerbitan kampus tentang menulis berita. Nah pasti bisa tuh ningkatin kemampuan kita dalam menukis berita.
BalasHapusGood job deh penerbitan kampus sekarang aktif menulis berita. Harus selalu meningjatkan kemampuan menulis yaa supaya penerbitan kampus ukm fordimapelar semakin expert.
Mahasiswa sebagai ujung tombak pembangunan bangsa dituntut peka terhadap kebutuhan dalam berbagai hal terutama aspek sosial kemasyarakatan. Setelah penggemblengan di Fordi dan Perguruan Tinggi, saya harap sampai sarjana-sarjana yang dicetak harus turut andil dalam memajukan kehidupan masyarakat. Inilah hakikat dari pendidikan, mengembalikan si terdidik kepada lingkungan.
BalasHapussekedar saran untuk penulisan bisa di beri nama terang saja siapa yang menulis artikelnya. supaya kita tau siapa yang aktif di medianya Fordi.
BalasHapusTerima kasih