
Ktut Tantri yang merupakan salah satu pedukung pemberontak bersama Bung
Tomo. Berasal dari keluarga bangsa viking yang gemar berpetualang. Bernama asli
Muriel Stuart walker yang lahir pada Sabtu, 18 Febuari 1899 di Glasgow,
Skotlandia, Britania Raya. Merupakan anak tunggal dari pasangan James Hay
Stuart Walker dan Laura Helen yang berasal dari pulau Man.
Ayahnya wafat
sebelum ia lahir karena penyakit yang diderita oleh Ayahnya sewaktu melakukan
ekspedisi arkeologi ke Afrikakurang ajar lantaran memakai kedok Sekutu untuk
memulihkan supremasi Belanda. Bung Tomo pun mengenang Tantri dalam buku
Revolusi di Nusa Damai.
Atas siarannya dalam radio pemberontakan yang berada di Embong Mawar,
Surabaya.
Boleh dikata Tantri merupakan salah satu dari seorang perintis hubungan
persahabatan Australia-Indonesia.
Buklet karyanya, Soerabaja Sue's Inside Story
of Indonesia yang terbit di Sydney pada 1947, yang telah membuka simpati
masyarakat Australia kepada perjuangan Indonesia. Dia pun menjadi warga
Australia sejak 1985.
Tak banyak yang mengenalnya saat ini, ia seakan terlupakan oleh
berjalannya waktu. Meskipun banyak yang meragukan atas cerita hidupnya dalam
sebuah tulisan yang ia buat merupakan percampuran antara fakta dan fiksi.
Namun, ketidak setujuannya atas penindasan yang dilakukan oleh Belanda mampu
memberikan ide semangat dalam darah dan jiwa arek-arek Surabaya saat itu. Ia
juga sangat mengutuk keras atas perlakuan para penjajah terhadap bangsa
Indonesia.
Meskipun harus bermusuhan sendiri dengan bangsa Belanda, ia merasa
takdir hidupnya merupakan sebagaian dari bangsa Indonesia terutama kota
Surabaya.
Harapannya kita pemuda dan pemudi bangsa Indonesia juga memberikan
kontribusi terhadap Negara. Dalam berinovasi serta menanamkan rasa cinta air
dengan semangat juang sama halnya dengan pejuang terdahulu.. (selengkapnya)
0 komentar:
Posting Komentar